Wawancara
With Start-Up Agenda Kota dan Daily Hotels
Rabu,
22 November 2017 saya dan teman-teman mewawancarai Start-Up Agenda Kota dan
Daily Hotels bertepatan di Koridor lantai 3 Siola, Surabaya. Beliau bernama Bapak
Syamsul Qomar dan Mas Nata, Menurut mereka ada 4 orang yaitu 1 orang mempunyai bagian
di Front Hand, 2 orang mempunyai bagian di Front Hand dan Back hand bersifat
Full stuck dan 1 orang lagi merupakan “pembantu umum”. Pembantu umum yang di
maksud adalah orang yang membanttu di Daily Hotels bagian Maintenance dan juga mengembangkan project-project yang lain.
dan Mas Nata Start-Up Daily Hotels(Kiri).
Mereka menerima semua orang yang
ingin bergabung tertarik di bidang IT untuk menjadi pegawai mereka. Tetapi
kalau ada project yang sifatnya urgent mereka
memilih orang-orang yang bisa memegang tanggung jawab terhadap program
tersebut. Kalau menurut Mas Nata jika segi teknis jika Front Hand mereka harus
bisa HTML, design, DataBase,FireWork dan Bahasa Pemrograman yang lain, full
stuck harus mengerti keduanya itu dan pembantu umum juga mirip dengan Full
Stuck.
Gambar 1.2 Foto Bersama Hasil Wawancara di
Siola.
Aplikasi yang dipakai di awal yaitu
Grapichal dikerjakan oleh satu orang programmer saja. Lalu mereka migrasi FireWork
Ralafer dan dipakai sampai saat ini. Kendala yang mereka jalani yaitu Team Work seperti pembagian JobDesk perlu penyesuai Government
Partnership Initiative (GPI). Rencana kedua
Founder tersebut yaitu program yang mereka miliki bisa dimanfaat bagi
orang-orang di Indonesia bahkan di akses oleh orang asing pula.


Comments
Post a Comment